Etika Kepemimpinan: Belajar dari ”Lontara’ Duri”

Telah dua dekade Indonesia mengalami kerentanan sistem demokrasi. Kejujuran dan etika bermasyarakat dikalahkan uang dan kuasa. Pada momen ini, refleksi kritis soal nilai berbangsa sangat urgen. ”Lontara Duri, Asal Muasal Kerajaan Tallu Batupapan” (2024) menawarkan acuan untuk bercermin. Sumbernya transkripsi naskah berbahasa Duri, beraksara Lontara, huruf Rejang dengan 23 aksara, yang dipakai sejak abad ke-16…

Discover more

Kebudayaan dan Dimensi Ekonomi dan Politik

Beberapa butir-butir penting tentang demokrasi dan sistem politik, dalam pemikiran Gus Dur perlu memperoleh perhatian. Bangsa Indonesia lahir melalui Sumpah Pemuda, lahir dalam arti politis, melalui pernyataan ke-Indonesiaan: satu Nusa, satu Bangsa, satu Bahasa. Negara Republik Indonesia, lahir 17 Agustus 1945 melalui Proklamasi. Bangsa Indonesia, memilih republik, bukan kerajaan atau monarki, meskipun seluruh Nusantara, sebelumnya…

Discover more

Pemerintah dan Perubahan Kebudayaan

Kebudayaan akan mengalami perubahan, dalam arti kemajuan atau kemunduran melalui empat cara: pertama, diffusion – the transfer of cultural traits, complexes, patterns from one society to another. Melalui difusi, kita mengambil alih cara-cara maupun pola hidup dari bangsa atau masyarakat lain. Kedua, melalui discovery-invention, yaitu suatu proses dimana suatu masyarakat menciptakan atau menemukan cara-cara atau…

Discover more

Negara, Pemerintahan dan Kebudayaan

Kongres Kebudayaan yang dibuka tanggal 29 Oktober 1991 adalah suatu peristiwa yang cukup penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Seperti yang kita baca di koran, dalam pertemuan akbar tersebut akan dibahas lima topik utama: pertama, Warisan Budaya Penyaringan dan Pemeliharaan. Kedua, Kebudayaan Nasional: Kini dan Masa Datang. Ketiga, Daya Cipta dan Perkembangan Kebudayaan. Keempat, Kebudayaan…

Discover more