Seorang figur ilmuwan dan akademisi asal Malua, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan yang lahir pada 1 Pebruari 1939 di Malua, desa kecil di kaki Gunung Latimojong.
Selepas menamatkan Pendidikan SGA Negeri di Pare-Pare pada 1958, ia melanjutkan pendidikan tingkat tinggi pada Fakultas Tata Praja, Universitas 17 Agustus 1945, Cabang Makassar dan pada 1961 meraih gelar Sarjana Muda yang kemudian dilanjutkan di Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Hasanuddin dan bergelar sarjana lengkap pada 1964. Pada 1973-1974, atas beasiswa Fulbright, ia melanjutkan jenjang pendidikan administrasi publik di Jurusan Ilmu Politik, University of Wisconsin, Madison, Amerika Serikat. Beberapa tahun setelahnya, ia berpartisipasi dalam program Workshop of Implementation Studies, Harvard Institute for International Development yang diselenggarakan oleh Harvard University, di Cambridge, Amerika Serikat dari 1981-1982. Pada 1985, ia meraih Doktor dalam Ilmu Adminsitrasi Negara, di Universitas Hasanuddin dan setahun setelahnya, tahun 1986, dikukuhkan sebagai guru besar dalam Ilmu Adminstrasi Negara.
Ia memulai karier profesionalnya sebagai pengajar dan asisten ahli hingga menduduki posisi sebagai dekan di almamaternya Fakultas Sosial Politik Universitas Hasanuddin, Makassar. Selain sebagai pengajar ia juga adalah peneliti dan menduduki posisi sebagai sekretaris Lembaga Penelitian, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Makassar.
Pada 1986-1987, Prof. Syukur menginisiasi penelusuran dan penelitian Lontaraq Duri dan membentuk tim untuk mentranskrip dan mentransliterasi hasil temuan penelitian dan wawancara tersebut, termasuk Pak Syukur sendiri terlibat langsung dalam pengetikan naskah tersebut. Naskah asli transkripsi dan transliterasi Lontaraq Duri tersebut disimpan oleh pihak keluarga sampai saat ini dan akan diterbitkan dalam waktu dekat agar bisa dibaca oleh publik yang lebih luas, terutama oleh orang Duri sendiri agar bisa mengenali akar dan paham dari mana asalnya bermula.